Word to the Wise

Kalau U tidak tersenyum di pagi hari, maka kapan U akan tersenyum lagi???? :) Awali harimu dengan senyuman,ungkapkan rasa syukur U pada Allah SWT,agar U selalu semangat dalam menjalani hidup ini ^^ OK!!!!!
Haaiiiii,,,,,,,,LET US CARE WITH THEM :)

Ini teman"Q lhoch

Jangan lupa waktu ea :)

Liat foto yukz,,

Loading...
Free Monkey ani Cursors at www.totallyfreecursors.com

Kamis, 22 Maret 2012

TUNAGRAHITA


Kalo yang sekarang aku mau ngangkat 1 topik aja^^
Jadi udah gag umum lagi kayak yang kemaren2 :)
Euhmmm……
Taukah kamu dengan istilah tunagrahita??
Nachh,,,pada kesempatan kali ini aku mau bahas tentang tunagrahita yang selama ini masih kurang diperhatikan masyarakat.
Istilah TUNAGRAHITA awalnya dalam bahasa Indonesia disebut dengan istilah
bodoh, tolol, dungu, bebal atau sering juga disebut dengan cacat mental. Tapi kayaknya sebutan ithu terlalu kasar ya di telinga. Nach,makanya dari sekarang haruz diperbarui.
Istilah tunagrahita muncul sejak dikeluarkan peraturan pemerintah tentang Pendidikan Luar Biasa nomor 72 tahun 1991.
Istilah tunagrahita berasal dari bahasa sansekerta
Tuna yang artinya rugi, kurang;
dan grahita yang artinya berpikir.
Beberapa peneliti mengemukakan pendapat tentang anak tunagrahita adalah sebagai berikut
Definisi yang pertama menurut Nurhadi (2009: 7) bahwa anak tunamental adalah keadaan gangguan maupun hambatan dalam perkembangan mental, sedemikian rupa sehingga seseorang tidak dapat mengambil manfaat sebagaimana mestinya dari pendidikan dan pengalaman biasa.
Sedangkan menurut moh amin dan nurhadi (2009:7)  menyebutkan bahwa anak tunagrahita ringan adalah mereka yang kecerdasannya dibawah rata-rata, disamping itu mereka mempunyai keterbelakangan dalam menyesuaikan diri dengan lingkungan mereka.
Mereka kurang cakap dalam memikirkan hal-hal yang abstrak, sulit dan berbelit-belit.
Mereka kurang/terbelakang/tidak berhasil bukan untuk sehari/sebulan tetapi untuk selamanya dan bukan hanya dalam satu dua hal tetapi hampir segala hal, terlebih lagi dalam pelajaran seperti: mengarang, menyimpulkan isi bacaan, menggunakan simbol-simbol berhitung dan dalam semua pelajaran yang bersifat teoritis. Dan juga mereka kurang dalam hal menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Pendapat ahli tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa anak tunagrahita adalah rendahnya intelegensi (IQ) seseorang dibandingkan dengan rata-rata anak pada umumnya. Anak tunagrahita memiliki hambatan-hambatan tertentu, maka mereka membutuhkan pendidikan dan bimbingan serta layanan khusus agar dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan cari lewat sini

Memuat...

Terjemahkan Bahasa

Follow by Email

Posting Terbaru

get this widget here

Pengunjung :)

Buka Buku Tamu

Labels